Selasa, 24 September 2013

Cinta

Kadang, aku tak mengerti cinta. Betapa makhluk tak terjamah itu mampu menyerang titik terdalam memori dan kalbu sehingga kadang manusia menjadi tak berdaya dibuatnya.

Cinta, sebenarnya bagaimana kita harus menyikapinya? Haruskah berteriak-teriak sehingga semua orang tahu atau malah iba melihatnya? atau hanya cukup dalam diam saja? 

Bukankah diam lebih baik. Ungkapkan rindumu pada angin yang bertiup kencang, pada gelaran sajadah ketika kau bersujud, atau bahkan pada seonggok nasi di piring yang hendak kau makan. 

Kadang kita pun dibuat aneh karena-nya. Ketika rindu ini menyesakkan dada, tak mampu berbuat apa pun, hanya tangis yang berbicara dan doa penuh harap. Tanpa sadar kita merangkai kata-kata puitis seindah mungkin, namun beberapa waktu kemudian tertawa geli dan malu ketika membaca ulang kata-kata tersebut. Oh betapa 'alay' nya kata-kata yang aku buat itu ! Tapi, bukankah itu ungkapan hati kita sesungguhnya?

Sungguh rindu itu menyiksa. Tapi akan indah jika dijalani dengan sabar. Berdoa, berdzikir dan bersholawatlah maka akan semakin indah rindu itu dirasa.

Ya Allah, jika aku jatuh cinta, labuhkanlah cintaku pada orang yang melabuhkanlah cintanya kepada-Mu.
Jika dia memang jodoh hamba, dekatkanlah hatinya dan hati hamba selalu.
Di bawah langit yang sama, tautkanlah selalu hati kami berdua. Jika pun saat ini dia sedang mengagumi hamba-Mu yang lain, sedangkan 'dia' kau takdirkan berjodoh denganku, hamba mohon tetap jaga dia sebagaimana Engkau menjaga hamba.

Namun jika ternyata dia bukan jodohku, ikhlaskanlah hati hamba atas semua kehendak-Mu.
Maafkan aku jika tak bisa sempurna, aku pun sedang belajar bersabar, memperbaiki dan memantaskan diri - meski mungkin yang ditunggu tak akan pernah kembali :)

Allah, tidak apa-apa kan aku merindukan hamba-Mu saat ini?

AsQolany, 24/09/2013


Selasa, 03 September 2013

Nyantai Aja, Gak Usah Galau... Jodoh Antum Gak Akan Tertukar ^^v

Hakikat Jodoh



Apabila dua orang telah digariskan untuk dapat hidup bersama…



telah tertulis siapa yang menjadi Jodohnya dalam Kitab Lauhful Mahfudz maka…




sejauh apapun mereka…

sebanyak apapun rintangan yang menghalangi…

sebesar apapun beda diantara mereka…
sekuat apapun usaha dua orang tersebut untuk menghindarkannya…
meski mereka tidak pernah komunikasi sebelumnya…
meski mereka sama sekali tidak pernah membayangkan sebelumnya…
meski mereka tidak pernah saling bertegur sapa…


PASTI !!!!!!!!!

PASTI tetap saja mereka akan bersatu….

seakan ada magnet yang menarik mereka…
akan ada hal yang datang…
untuk menyatukan mereka berdua…
akan ada suatu kejadian…
yang membuat mereka saling mendekat…
dan akhirnya bersatu…


Allaahu a'lam..

Senin, 24 Juni 2013

Berada Dimana Aku?


“Aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan. Keyakinan hanya tinggal pemikiran, yang tak berbekas dalam perbuatan. Banyak orang baik tapi tak berakal, ada orang berakal tapi tak beriman. Ada lidah fasih tapi berhati lalai, ada yang khusyu namun sibuk dalam kesendirian. Ada ahli ibadah tapi mewarisi kesombongan iblis. Ada ahli maksiat rendah hati bagaikan sufi. Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat dan ada yang banyak menangis karena kufur nikmat. Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat dan ada yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut. Ada yang berlisan bijak tapi tak memberi teladan dan ada pelacur yang tampil jadi figur dan ada yang berakhlak tapi tak bertuhan. Lalu di antara semua itu, dimana aku berada?



—Ali bin Abi Thalib

Sabtu, 22 Juni 2013

Buah untuk Si Kecil

Buah merupakan sumber nutrisi yang baik karena banyak mengandung vitamin, mineral dan serat. Mengkonsumsi buah ini diperlukan untuk kesehatan tubuh dan energi dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Dari berbagai macam buah, maka ada dua buah yang banyak manfaatnya dan buah ini cocok diberikan kepada anak-anak. 

1. Pisang
Buah berwarna kuning ini umumnya menjadi buah pertama yang dikenalkan kepada anak. Buah ini bebas dari lemak dan kolestrol, juga tinggi potasium. Nutrisi potasium diperlukan untuk mendukung kesehatan saraf dan otot, serta membentuk keseimbangan cairan tubuh. Terdapat pula vitamin C untuk meningkatkan sistem pertahanan tubuh, perbaikan sel tubuh dan penyerapan nutrisi lain seperti zat besi.

Pisang juga kaya akan vitamin B-6 dan dapat menyumbangkan 35 persen vitamin B-6 dari kebutuhan harian anak yang berfungsi untuk pembentukan sel baru. 

2. Pepaya
Buah ini memiliki daging yang lembut dan mudah dicerna serta mengandung banyak serat sehingga dapat membantu anak bebas dari resiko sembelit. Pepaya memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, berfungsi untuk menangkal radikal bebas. Buah ini juga merupakan sumber vitamin A yang baik untuk kesehatan mata anak. Sifat antioksidannya yang tinggi turut mengurangi resiko anak dari penyakit paru dan rongga mulut.



Bagaimana? Sudahkan makan buah hari ini??

Sumber : Harian Kompas, Minggu 30 Juni 2013

MestaKung

Saya jadi teringat dengan buku yang pernah saya baca 6 tahun silam. Mestakung : Semesta Mendukung. Buku ini kurang lebih menguraikan tentang bagaimana potensi itu muncul ketika kita berada dalam keadaan kepepet. Namun, sepertinya mestakung mirip dengan deadline... sama-sama dalam kondisi kepepet. Namun, deadline ada kepastian. Misalnya tugas harus selesai besok pagi, maka tugas tersebut mau tidak mau harus selesai malam ini. Lalu bagaimana kalau kepepet itu berada dalam ketidakpastian. kadang lelah dan ingin menyerah. Hopeless... Namun, ternyata justru pada posisi seperti itulah kita akan melakukan apapun yang terbaik sesuai kemampuan kita. Tanpa sadar potensi terbaik kita muncul secara alamiah dan kita akan menyadari itu setelah semua terlewati dengan indah.

Tentunya sebagai seorang muslim, tidak boleh ada kata menyerah. Kita tidak boleh putus asa dari rahmat Allah. Yakinlah, pertolongan itu akan segera datang dan jangan berhenti berdoa. "Allah loves those who put their trust on Him". (QS. 3:159). Bersyukur dengan apapun yang kita terima. Yakinlah pertolongan Allah akan segera datang. Lakukan terus yang terbaik. Biarkan semesta mendukung.

Jumat, 21 Juni 2013

Marketing adalah Seni

Marketing adalah salah satu hal penting dalam menentukan kemajuan perusahaan. Marketing adalah seni. Mari kita tengok video-video unik di bawah ini... Cekidot....

 Huge Me

 


Get Together


Shopping by Smartphone


Sebisa Lakukan

Lulus...
Alhamdulillah... Syukur yang tak terkira ketika melihat pengumuman bahwa saya telah diterima di salah satu Universitas Negeri ternama di Bandung, Universitas Padjadjaran. Bagiku ini luar biasa, karena ketika tak ada harapan untuk dapat melanjutkan pendidikan ke bangku Universitas, namun keinginan hati begitu kuat, ternyata Allah telah mengatur rencana indah ini untukku. Fakultas Peternakan? Waah saya bingung (honestly). Tapi bagaimana pun juga, beasiswa yang saya terima mengharuskan saya mengambil jurusan ini. Tapi saat itu yang ada di benak saya adalah yang penting saya bisa kuliah.

Perkuliahan berjalan dengan lancar dibarengi tugas yang kian hari semakin meng-estafet ria. Di bangku perkuliahan saya mempunyai banyak teman dengan berbagai macam karakter dan dari latar belakang keluarga yang berbeda. 

Sungguh ilmu pengetahuan itu begitu indah dan luas. Maybe this is a reason, why I am in this faculty. Taukah kamu?? Mempelajari bagaimana sistem reproduksi dari ternak itu bekerja, bagaimana proses pemuliaan pada ternak, bagaimana menyusun kebutuhan nutrisi ternak, bagaimana rumput bisa diubah menjadi daging dan susu oleh ternak, bagaimana tingkah laku pada ternak, de el el... bagiku itu sangat menyenangkan. Kalau ketika kecil bercita-cita menjadi dokter, maka sekarang saya bisa menjadi dokter hewan. Masih sama-sama dokter kan? :D... Disini lah kita bisa melihat kebesaran Allah. Maka, jangan jauh-jauh dari Tuhan. Dekati terus Tuhan.

Allah punya rencana indah. Setelah lulus S1 saya mendapat kesempatan untuk melanjutkan S2 (bebas dari pembayaran SPP selama 3 semester). Lagi-lagi saya termenung. Mungkinkah saya bisa melanjutkan pendidikan ke S2 jika berada di fakultas lain. Tidak tanggung-tanggung, saya menjalani kuliah S2 ketika S1 saya belum lulus.. "Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS. 55:13).

Saat ini, peternakan adalah duniaku. Dunia yang dinamis dan saya suka. Lalu apakah karya yang bisa dihasilkan? Bisakah memberikan manfaat sebanyak-banyaknya kepada orang lain? Ah, kalau begitu kenapa tidak mencoba memberikan manfaat di bidang peternakan. Bukankah Indonesia itu negara agraris yang kaya akan sumber daya alam hayati?

Saya sangat menyukai kegiatan "mengajar". Really love teaching and learning. Jika Allah berkenan dan meridhoi, saya ingin sekali menjadi seorang dosen dan peneliti (tentunya tetap menjadi seorang istri dan ibu yang tangguh. Bisa? InsyaAllah bisa...). Mungkin, saya tidak mahir untuk menjadi peternak yang turun langsung ke lapangan. Tapi, saya bisa berbagi ilmu pengetahuan dan informasi kepada masyarakat dan tentunya tidak lupa, semoga tangan ini suatu saat bisa berada di posisi atas untuk ikut serta membantu sesama dan tentunya para "scholarship seeker". Atau mungkin jadi pebisnis? mengapa tidak? Bisnis di dunia peternakan akan sangat menguntungkan mengingat semakin meningkatnya kebutuhan dan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan makanan bergizi. Apapun itu, saat ini saya hanya ingin belajar sebaik mungkin dan tetap berusaha melakukan yang terbaik dengan seimbang. Sabar, tawakkal dan ikhlas.

*Semoga suatu saat saya bisa menyumbangkan sesuatu bermanfaat yang dapat didedikasikan untuk Tuhan, Orang tua dan sesama.

Memperpanjang umur adalah dengan berkarya, karena ketika seseorang telah berlalu (wafat), ia akan tetap disebut, entah dengan maki atau puji (Inspirasi dari Tulisan Chaidir).

Jum'at, 21 Juni 2013
21:00 pm